Friday, April 30, 2010

RINGKASAN PROPOSISI

Proposisi


Preposisi adalah apa yang dihasilkan dengan mengucapkan suatu kalimat.
Dengan kata lain, hal ini merupakan arti dari kalimat itu, dan bukan kalimat itu sendiri.
Kalimat yg berbeda dapat mengekspresikan proposisi yang sama, jika artinya sama.

Pembagian Proposisi:

A. Berdasarkan Bentuk

Berdasarkan bentuknya, proposisi dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

1. Proposisi Tunggal

Proposisi tunggal adalah proposisi yang terdiri atas satu subjek dan satu predikat.

Contohnya :

Premis 1 : Semua ibu menghasilkan asi

Premis 2 : Fika menyusui bayi pertamanya

Kesimpulan : Fika menghasilkan asi.

2. Proposisi Majemuk

Proposisi majemuk adalah proposisi yang terdiri atas satu subjek dan lebih dari satu predikat.

Contohnya :

Premis 1 : Semua orang yang ingin masuk surge maka harus rajin beribadah dan berbuat baik kepada sesama

Premis 2 : Saya ingin masuk surga

Kesimpulan : Saya harus beribadah yang baik dan berbuat baik pula kepada sesama.

B. Berdasarkan Sifat

Berdasarkan sifatnya, proposisi juga terbagi menjadi dua jenis, di antaranya :

1. Proposisi Kategorial

Proposisi kategorial adalah proposisi yang hubungan antara subjek dan predikatnya tidak memerlukan syarat apa pun.

Contohnya :

Semua kambing adalah herbivora.

2. Proposisi Kondisional

Proposisi kondisional adalah kebalikan dari proposisi kategorial,

yaitu proposisi yang hubungan antara subjek dan predikatnya memerlukan syarat tertentu.

Proposisi kondisional dapat dibagi lagi menjadi dua, yaitu :

a. Proposisi Kondisional Hipotesis

Proporsisi kondisional hipotesis adalah proposisi yang mengandung hubungan sebab dan akibat.

Contohnya :

Andai aku Presiden RI aku akan berantas para koruptor.

b. Proposisi Kondisional Disjungtif

Proposisi kondisional disjungtif adalah proposisi yang mengandung dua pilihan.

Contohnya :

Dia seorang Dokter atau Suster?.

C. Berdasarkan Kualitas

Berdasarkan kualitasnya, proposisi dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

1. Proposisi Positif/Affirmative

Proposisi positif/affirmative adalah proposisi yang memiliki kesesuaian antara subjek dan predikatnya.

Contohnya :

Semua mahasiswa yang ber ipk di atas 3.25 akan mengambil jalur skripsi.

2. Proposisi Negatif

Proposisi negatif adalah kebalikan dari proposisi positif,

yaitu proposisi yang tidak memiliki kesesuaian antara subjek dan predikatnya.

Contohnya :

Semua pegawai pajak adalah markus.

D. Berdasarkan Kuantitas

Berdasarkan kuantitasnya, proposisi juga terbagi ke dalam dua jenis, antara lain :

1. Proposisi Umum

Proposisi umum adalah proposisi yang biasanya diawali dengan kata 'semua', 'tidak satu pun','seluruh'.

Contohnya :

Tidak satu pun orang yang ingin masuk neraka.

2. Proposisi Khusus/Spesifik

Proposisi khusus/spesifik adalah proposisi yang biasanya diawali dengan kata 'sebagian'.

Contohnya :

Sebagian asal usul jati diri Nindya adalah keturunan Jerman

No comments:

Post a Comment